Senin, 21 Januari 2013

Jenis-jenis Kalimat



1.      Kalimat Sederhana : kalimat yang dibentuk oleh fungsi-fungsi pokok, yakni terdiri dari subyek, predikat, obyek. Kalimat sederhana juga disebut kalimat inti
Contoh :   Rini kelelahan
2.      Kalimat kompleks : kalimat yang telah mengalami perluasan, baik itu berupa penambahan fungsi keterangan ataupun dengan perluasan pada fungsi-fungsinya. Kalimat kompleks terdiri dari satu atau dua klausa. Kalimat kompleks sering disebut kalimat luas.
Contoh : ketika masih kuliah badannya sangat langsing
3.      Kalimat minor : kalimat yang mengandung satu unsur pusat. Unsur pusat yang sering digunakan adalah predikat. Kalimat minor umumnya digunakan sebagai jawaban atas suatu pertanyaan, sebagai perintah, ataupun seruan.
Contoh : besok pagi ( sebagai jawaban atas pertanyaan Kapan paman akan datang ? )
4.      Kalimat mayor : kalimat yang sekurang-kurangnya mengandung dua unsur pusat, yakni bisa terjadi dari subyek dan predikat ( S-P ), atau subyek, predikat, obyek (S-P-O), atau bisa juga ditambah keterangan menjadi ( S-P-O-K )
Contoh : budi (S) akan pergi (P) sore ini (K)
5.      Kalimat aktif : kalimat yang predikatnya melalukukan pekerjaan. Ciri penting yang menandai bahwa itu kalimat aktif adalah predikat kalimat tersebut berawalan me(N)- dan ber-
Contoh : ayah sedang menulis surat
6.      Kalimat pasif : kalimat yang subyeknya dikenai pekerjaan. Ciri khusus kalimat ini predikatnya berawalan di- atau ter-
Contoh : halaman itu disapu adik
7.      Kalimat lansung : kalimat yang seara cermat menirukan apa yang dibicarakan orang lain. Bagian kutipan dalam kalimat langsung ada berupa kalimat tanya, kalimat berita, kalimat perintah.
Contoh : “Apakah kawanmu baik ?” tanya Ibu
8.      Kalimat tak lansung : kalimat yang melaporkan apa yang diujarkan orang. Bagian kutipan dalam kalimat tak lansung semuanya berbentuk berita.
Contoh : orang tua zaman dulu berkata bahwa malu bertanya sesat di jalan.
9.      Kalimat tunggal : kalimat yang hanya terdiri atas satu pola kalimat atau klausa. Pola kalimatnya itu dibentuk oleh subyek dan predikat. Ada pula yang lkebih lengkap lagi yakni subyek, predikat, obyek, pelengkap, atau keterangan.
Contoh : adik pulan dari sekolah.
10.  Kalimat majemuk : kalimat yang terdiri atas dua pola kalimat atau dua klausa atau lebih. Kalimat majemuk dapat dibentuk dari paduan berberapa buah kalimat tunggal. Kalimat majemuk dapat digolongkan kedalam tiga jenis yakni :
a.       Kalimat majemuk setara
b.      Kalimat majemuk bertingkat
c.       Kalimat majemuk campuran
11.  Kalimat efektif : kalimat yang memenuhi syarat berikut :
a.       Secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya
b.      Mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan apa yang dipikirkan pembaca atau penulis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar