Sabtu, 24 Agustus 2013

contoh feature



Nama               : Ratna Prihastuti
NIM                : 11003078
Kelas               : B
Makul              : Feature ( Wawancara dengan orang kecil )
Narasumber     : Rahmad Nurjayadi ( Petugas Parkir )
Rahmad : “Landasi Pekerjaan dengan Ibadah dan Rasa Iklas”
Menjadi seorang juru parkir, bukanlah hal yang mudah,
Mengecek STNK, merapikan dan menjaga motor mahasiswa adalah kebiasaan seorang bapak beranak satu itu. Hal seperti itu telah dilakukan selama duabelas tahun terakhir, selama itu pula ia menggantungkan kebutuhan keluarganya dengan menjadi juru parkir di UAD. Ratusan motor yang keluar masuk kampus sudah menjadi santapan sehari-hari.
Sosok pria ini bernama Rahmad Nurjadi, ia, istri dan anaknya yang baru berusia lima tahun, bermukim di daerah Madukismo, Kasihan Bantul. Jarak yang tidak terlalu jauh dari tempat mencari rezeki. Menjadi juru parkir sudah digeluti ketika masih berusia duapuluh tahun. Rahmad nama sapaannya, merasa sangat nyaman bekerja menjadi juru parkir di salah satu perguruan tinggi Muhamadiyah Yogyakarta, ditambah sesama rekan kerjanya yang saling menghormati dan menjaga silahturahmi
Bapak yang berusia 32 tahun ini, selalu bersyukur dengan pekerjaan yang telah diperolehnya, ia merasa lebih beruntung daripada kepala keluarga diluar sana yang kurang jelas tentang pendapatannya. Dengan pekerjaan inilah roda perekonomian keluarganya tetap berputar.
Bekerja selama duabelas tahun bukanlah waktu yang lama . Asam garam pasti telah dicicipinya sebagai pengalamannya. Mulai dari ulah berberapa mahasiswa yang sulit diatur, dan terkadang membuatnya emosi.
“Ya wajar, kalau saya maklum watak mahasiswa itu berbeda-beda, mahasiswa disini kan tidak hanya dari jogja, tetapi dari daerah lain di Indonesia”. Tapi bapak berpemampilan tenang dan kalem ini mengaku lebih banyak menemui mahasiswa yang baik dari pada mahasiswa yang bandel, namun ia tetap menjaga hubungan baik dengan para mahasiswa, begitu pula ia menjaga hubungan baik dengan rekan-rekannya. Sehingga ketika bekerja ia merasa nyaman dan tenang dan tidak canggung. Tentang berberapa mahasiswa yang bandel, ia menjadikan warna dalam pekerjaannya yang harus ia lewati.
Selain tenang dalam bekerja ia juga melandasinya dengan ibadah dan rasa iklas, dan itu merupakan kunci yang membuat bertahan dari pekerjaannya. Salah satu pengalaman menarik yang sulit dilupakan  bapak yang sedang menunggu kedatangan anak keduanya yaitu pernah diajak kerjasama oleh mahasiswa untuk mengerjai mahasiswa yang sedang berlang tahun sampai menangis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar